Ingin Sembuhkan Ejakulasi Dini Demi Membahagiakan Istri

Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta, Dok, saya seorang eksekutif muda berusia 35 tahun dan baru saja menikah. Secara finansial saya sudah mapan, apalagi istri juga bekerja. Kami sama-sama bahagia. Namun, ada problematika seksual yang ingin saya tanyakan.

Setiap kali berhubungan dengan istri, saya cepat sekali ejakulasi. Sebenarnya sebelum ‘tembak’, saya selalu melakukan foreplay. Dimulai dengan menonton film dan bercumbu. Tapi saat saya mau melakukan yang satu itu, belum menembak, tiba-tiba saja ‘pistol’ saya sudah meletus.

Bahkan kadang saat terburu-buru, belum masuk sudah keluar. Istri sebenarnya tidak masalah, tapi saya kasihan juga. Nggak adil kan kalau saya sudah lemas, sementara istri belum puas. Saya ingin membahagiakan istri saya, Dok. Yang ingin saya tanyakan, kira-kira saya sakit apa ya Dok? Penyebabnya apa? Bagaimana solusinya?

Terimakasih atas penjelasannya, Dok.

S, 35 tahun.

Jawaban:

Langsung menuju ke pokok permasalahan, ya.

Dari cerita di atas, ada kemungkinan Bapak menderita ejakulasi dini (ED). ED adalah gangguan fungsi seksual yang sering dijumpai pada pria. ED memengaruhi sekitar 14-30 persen pria berusia lebih dari 18 tahun, 30-40 persen pria yang aktif secara seksual, dan 75 persen pria di saat tertentu di dalam kehidupannya. Di seluruh dunia, ada 30-75 persen pria yang menderita ED. Sehingga tidak perlu merasa khawatir, karena Bapak tidak sendirian.

Biasanya ED dialami pria yang juga menderita kencing manis (diabetes mellitus, DM), atau minimal memiliki riwayat DM. Sayang sekali Bapak S belum menjelaskan apakah ada riwayat DM.

Dikatakan ED bila terjadinya ejakulasi sebelum atau segera setelah aktivitas seks dimulai (sekitar 15 detik) dan tidak cukup ereksi (kondisi menegangnya penis) untuk memungkinkan terjadinya hubungan seks yang memuaskan pasangan. Hal ini bukan akibat dari lama tidak berhubungan seks.

Penyebab

Penyebab ED kompleks dan multifaktor, meliputi interaksi antara faktor psikologis dan biologis. Faktor psikologis meliputi:

1. Efek dari pengalaman dan pengkondisian seksual pertama kali (termasuk pengalaman seks di usia dini, melakukan hubungan seks pertama kalinya, dsb)
2. Terburu-buru ingin mencapai klimaks atau puncak seksual (orgasme)
3. Menghindari diketahui atau dilihat orang
4. Teknik seksual
5. Frekuensi aktivitas seksual
6. Rasa bersalah
7. Cemas
8. Penampilan seksual
9. Problematika hubungan, dan
10. Aspek psikodinamika.

Faktor biologis meliputi:

1. Ketidaknormalan kadar hormon seks dan kadar neurotransmitters (zat kimiawi di otak)
2. Permasalahan di hormon tiroid
3. Peradangan dan infeksi prostat atau saluran kemih
4. Hipersensitivitas penis (kulit di penis terlalu peka dan sensitif, merasa geli saat penetrasi atau memasuki vagina)

Solusi

Penanganan ED terutama pendekatan kombinasi, menggunakan terapi perilaku dan perpaduan obat misalnya golongan anestesi topikal (berupa krim), SSRI (selective serotonin re-uptake inhibitors), dan phosphodiesterase-5 inhibitors. Konseling psikologis bermanfaat untuk meningkatkan rasa percaya diri. Seni berkomunikasi efektif dengan pasangan juga mempercepat penyembuhan ED.

Perlu diketahui, obat berupa krim atau pil hanya boleh diberikan dengan pengawasan dokter, sebab banyak efek samping yang membahayakan kesehatan tubuh. Dengan penanganan paripurna dan berkesinambungan, maka ED akan teratasi dengan baik.

Demikian penjelasan ini, semoga bermanfaat.

dr. Dito Anurogo

Saat ini berkarya di RSI PKU Muhammadiyah, Universitas Palangka Raya, Universitas PGRI Palangka Raya. Konsultan kesehatan Netsains.com. Dokter peneliti hematopsikiatri dan medicopomology. Penulis buku ‘Cara Jitu Mengatasi Impotensi’ dan ‘Cara Jitu Mengatasi Nyeri Haid’, menulis karya ilmiah tentang Biomarker Stroke bersama ilmuwan di University Wisconsin, USA. Saat ini sedang melakukan riset tentang pharmacogenetic dan pharmacogenomic bersama ilmuwan dari University of California, Irvine, USA.

Peneliti hematopsikiatri (ilmu yang mempelajari hubungan golongan darah dengan kepribadian, gaya hidup dan kecenderungan pola penyakit, pencegahan serta solusinya). Peneliti Medicopomology (buah berkhasiat obat).

Sumber

Advertisements

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: