Pria Ini Klaim Penisnya Patah Akibat Efek Samping Suplemen

Ilustrasi (Foto: thinkstock)

Jakarta, Seorang pria di Texas menggugat produsen suplemen peningkat gairah seksual karena mengklaim menyebabkan penisnya patah. Meski begitu, para ahli urologi justru mengatakan kondisi penis patah kebanyakan disebabkan oleh hubungan seks yang kasar.

Laki-laki ini menuturkan ia membeli suplemen VirilisPro di salah satu pompa bensin di dekat tempat ia dan pasangannya melakukan hubungan seks. Namun saat melakukan hubungan seks ia mengalami rasa sakit yang signifikan dan tiba-tiba darah menyemprot keluar dari penisnya.

Ia pun segera pergi ke ruang gawat darurat rumah sakit dan dokter berusaha memperbaiki penisnya, meski ada kemungkinan ia tidak bisa melakukan hubungan seks lagi atau memiliki anak.

Dokter pun melakukan perbaikan dengan menghapus kulit dari penis dan uretra, laki-laki ini dibebaskan dari rumah sakit setelah beberapa hari dan tetap menggunakan kateter.

“Saat melihat gambar itu cukup mengerikan. Aku tahu kedengerannya aneh, tapi dia masih muda, sehat dan tidak mengonsumsi obat lain saat ia minum suplemen tersebut,” ujar sang pengacara Melissa Moore, seperti dikutip dariABCNews, Jumat (31/8/2012).

Meski begitu Dr Jeff Carney, kepala urologi dari Grady Memorial Hospital menuturkan rincian kejadian yang dialami oleh pria ini terlalu dramatis, termasuk saat dikatakan darah muncrat keluar dan ia lari tunggang langgang, hal ini tidak mungkin terjadi.

Para ahli urologis mengatakan penis yang patah atau fraktur penis biasanya disebabkan oleh traumatis saat hubungan seksual, serta ada beberapa kasus yang disebut ‘terong penis’, yaitu penis yang patah mengalami pembengkakan dan tampak seperti terung berwarna ungu.

“Saya tidak pernah mendengar ada orang yang ditempatkan berisiko lebih tinggi untuk mengalami patah penis karena resep atau obat herbal,” ujar Dr Chad Ritenour, profesor urologi dari Emory University School of Medicine di Atlanta.

Penyebab lain yang paling umum adalah seseorang melakukan hubungan seks dan mencapai ereksi, tapi kemudian penisnya yang ereksi ini terpukul oleh tulang panggul pasangan.

Sementara itu Dr Jeanne O’Brien, profesor urologi dan kesuburan pria menuturkan penis yang patah bisa menimbulkan trauma uretra dan perbaikan melalui bedah adalah satu-satunya pilihan dalam kasus ini.

“Pembedahan bisa menyebabkan disfungsi ereksi permanen, obstruksi uretra dan kadang menyebabkan inkotinensia dan penurunan ejakulasi,” ujar Dr O’Brien.

Penis yang patah atau fraktur penis terjadi karena adanya tekanan traumatik pada corpus cavernousum, yaitu lapisan silinder dari penis yang berisi jaringan ereksi mirip spon. Daerah ini akan mengandung darah selama ereksi.

Bila terjadi fraktur penis maka akan terdengar suara sentakan atau retakan dan kemudian penis berubah menjadi hitam dan biru, disertai rasa sakit yang mengerikan, bengkak dan memar, mirip fraktur yang terjadi pada tulang.

Kadang-kadang, darah bisa keluar di saluran kencing dan bila ini terjadi maka fraktur penis tergolong parah dan mungkin memerlukan pembedahan. Fraktur penis terbilang langka dan biasanya terjadi pada pria muda karena ereksi yang cenderung sangat kaku.

Sumber

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: