Ini yang Bisa Bikin Wanita Kehilangan Gairah Bercinta

(Foto: thinkstock)

Jakarta, Gairah seksual seorang wanita secara alami memang berfluktuasi selama bertahun-tahun. Kondisi ini dipengaruhi oleh banyak hal, seperti hormon dan penyakit. Selain itu, apa saja yang membuat wanita malas bercinta?

Gairah seorang wanita untuk seks didasarkan pada interaksi yang kompleks dari banyak komponen yang mempengaruhi keintiman, seperti kondisi fisik, emosional, pengalaman buruk terhadap seks, keyakinan, gaya hidup dan hubungan dengan pasangan.

Berikut beberapa alasan yang membuat wanita kehilangan gairah bercinta, seperti dilansir Mayo Clinic, Sabtu (6/4/2013):

Penyebab fisik

Berbagai macam penyakit, perubahan fisik dan obat-obatan dapat menyebabkan dorongan seks rendah, termasuk:

1. Masalah seksual
Jika Anda mengalami nyeri saat berhubungan seks atau ketidakmampuan untuk mendapatkan orgasme, pada akhirnya dapat menghambat gairah seksual.

2. Penyakit medis
Banyak penyakit non-seksual juga dapat mempengaruhi gairah seks, termasuk artritis, kanker, diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit arteri koroner dan penyakit saraf.

3. Obat
Banyak obat resep, termasuk beberapa antidepresan dan obat anti-kejang yang menjadi pembunuh libido.

4. Alkohol dan obat-obatan terlarang
Segelas anggur dapat membuat Anda merasa nyaman, tetapi terlalu banyak alkohol dapat merusak gairah seks, sama halnya narkoba.

5. Bedah
Setiap operasi yang berhubungan dengan payudara atau saluran genital dapat mempengaruhi citra tubuh, fungsi seksual dan keinginan untuk seks.

6. Kelelahan
Kelelahan merawat orang tua atau anak-anak dapat berkontribusi terhadap rendahnya dorongan seks wanita.

Perubahan hormon

Perubahan kadar hormon wanita dapat mengubah keinginannya untuk seks. Hal ini dapat terjadi selama:

1. Menopause
Tingkat estrogen turun selama masa transisi menuju menopause. Hal ini dapat menyebabkan penurunan minat pada seks dan pengeringan jaringan vagina, sehingga seks menyakitkan atau tidak nyaman.

Pada saat yang sama, wanita juga mungkin mengalami penurunan hormon testosteron, yang meningkatkan dorongan seks. Meskipun banyak wanita terus melakukan hubungan seks memuaskan saat menopause dan seterusnya, beberapa wanita mengalami kehilangan libido selama perubahan hormonal ini.

2. Kehamilan dan menyusui
Perubahan selama kehamilan, setelah melahirkan dan selama menyusui dapat meredam gairah seks. Tentu saja, hormon bukan satu-satunya faktor yang mempengaruhi keintiman selama waktu tersebut. Kelelahan, perubahan citra tubuh dan tekanan membawa atau merawat bayi baru, semua bisa berkontribusi untuk perubahan dalam keinginan seksual wanita.

Penyebab psikologis

Masalah gairah seks wanita tidak harus karena pengaruh fisik atau biologis, karena ada banyak penyebab psikologis, antara lain:

1. Masalah kesehatan mental, seperti kecemasan atau depresi
2. Stres, seperti stres keuangan atau stres kerja
3. Citra tubuh yang buruk
4. Rendah diri
5. Riwayat kekerasan fisik atau seksual

Sumber

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: