Tak Ada Kata Tua untuk Bercinta

shutterstock

KOMPAS.com – Kekuatan fisik boleh berkurang seiring dengan bertambahnya usia, tetapi hasrat dan kenikmatan bercinta bukan hal yang tabu untuk terus ada meski usia merangkak senja. Keintiman dan kenikmatan dalam bercinta juga akan menghasilkan perasaan saling berbagi, kehangatan, serta kemesraan.

Bahkan ada keuntungan sendiri berhubungan seks di usia lanjut, antara lain tak perlu takut terjadinya kehamilan yang tak diinginkan. Selain itu pasangan dapat menikmati pengalaman yang lebih lama dan intim.

Sayangnya, ada kendala-kendala fisik yang menyulitkan kehidupan bercinta saat usia menua karena tubuh dan faktor hormonal mulai mengalami perubahan. Kendala yang lazim dialami antara lain disfungsi ereksi, vagina mengering, dan libido rendah. Namun jangan khawatir, ikutilah beberapa solusi berikut.

1. Vagina kering
Pada usia lanjut, wanita tidak mampu lagi memproduksi cukup pelumas untuk sesi bercinta yang nyaman. Vagina kering umumnya disebabkan oleh menurunnya kadar estrogen setelah menopause. Pelumas yang berkurang dapat membuat vagina kehilangan kelenturannya, sehingga mengurangi kenyamanan saat bercinta.

Solusi untuk vagina yang mengering antara lain dengan menggunaan pelumas buatan dan terapi hormon. Meski begitu sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum Anda melakukan terapi hormon.

2. Disfungsi ereksi
Gangguan ini kerap dialami oleh pria berusia lanjut. Pada disfungsi ereksi yang parah, pria bahkan tidak dapat mencapai ereksi. Sebagian lagi membutuhkan waktu yang lama untuk mencapai ereksi.

Ada banyak penyebab gangguan ini, antara lain penurunan kadar kolesterol, penurunan aliran darah ke penis, gangguan fungsi saraf, dan penurunan elastisitas jaringan erektil. Selain itu, disfungsi ereksi juga dipicu oleh berbagai penyakit, antara lain penyakit jantung, hipertensi, dan diabetes.

Cara terbaik untuk menghindarinya yaitu dengan menjalankan gaya hidup sehat dan memastikan penyakit yang diderita tetap terkontrol. Namun jika ereksi terlanjur susah didapat, pria membutuhkan pengobatan baik minum atau suntik, bahkan ada pula solusi pembedahan.

3. Libido rendah
Banyak orang yang kehilangan gairah seksualnya setelah memasuki usia lanjut. Hal ini dipicu oleh beberapa gangguan kesehatan seperti penyakit jantung kronis, masalah emosi, penurunan hormon seks, dan pengaruh obat-obatan.

Untuk menaikan libido, ada banyak cara yang dapat dilakukan. Antara lain dengan mengonsumsi makanan-makanan peningkat libido, hingga pengobatan. Memperbaiki komunikasi dan kehangatan interaksi dengan pasangan juga membantu meningkatkan timbulnya hasrat seksual.

Nah, kini janganlah berpikir usia lanjut menjadi alasan untuk tidak dapat menikmati kegiatan bercinta. Dengan upaya-upaya tertentu, hingga usia tua pun, gairah cinta tetap menyala.

Sumber

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: