Pelopor Revolusi Seks John Williamson Meninggal

Pelopor Revolusi Seks John Williamson Meninggal

Liputan6.com, New York : Seorang pelopor revolusi seks, John Williamson, meninggal dunia di usianya yang ke-80 tahun. Ia merupakan orang yang memperkenalkan budaya seks terbuka dan nudis. Dan di akhir hayatnya, Williamson mengubah tempat tersebut sebagai tempat pemeliharaan satwa liar.

Menurut istrinya Barbara Williamson, suaminya meninggal pada 24 Maret 2013 karena penyakit kanker yang dideritanya di rumah sakit di Reno, Nevada.

Pada 1960-an ia mendirikan Sandstone Retreat di Topanga Canyon. Di sana orang bebas bugil dan melakukan seks bebas. Namun, pasangan suami istri itu melanjutkan hidupnya di sebuah peternakan di Nevada Utara selama 18 tahun terakhir. Keduanya memelihara hewan yang disingkirkan majikannya seperti kucing besar.

Berdirinya Sandstone

Setelah keduanya menikah pada 1968 membeli bangunan seluas 15 hektare di Samudera Pasifik dan mengubahnya menjadi Sandstone Foundation For Community Systems Research. Di sana dilakukan sejumlah seminar tentang ikatan manusia, hubungan asmara dan seksualitas.

Pada akhir pekan, sebanyak 500 orang akan berkumpul di sana untuk bertelanjang, berganti pasangan dan terlibat seks berkelompok. Ini yang membuat keberadaan bohemian canyon terkenal.

“Kami benar-benar terbuka secara seksual dan bertelanjang tapi itu pilihan. Segala sesuatunya merupakan pilihan,” kata Barbara kepada AP seperti dikutip dari ABCNews, Jumat (3/5/2013).

“Kami menyediakan lingkungan yang indah dengan pemandangan alami”.

Pasangan itu telah bersama selama 47 tahun dan berganti pasangan serta tak pernah menjadikan hubungan pernikahannya sebagai beban. Barbara dan suaminya percaya kalau monogami tak bisa memenuhi kebutuhan seksual.

Sandstone Retreat ternyata juga sering dikunjungi banyak selebritis dan bahkan Barbara mengatakan kalau ia senang melihat bintang Hollywood bugil dibandingkan wanita lain.

Penulis Talese Gay mengatakan ia pernah menghabiskan banyak waktu di sana ketika meneliti bukunya pada 1981 “Thy Neighbor’s Wife. Di sana ia melihat banyak orang yang bertelanjang. Sandstone juga menjadi bahan film dokumenter pada 1975.

Sandstone Bangkrut

Barbara mengatakan, meskipun Sandstone jumlah anggotanya berkembang namun retreat itu tak pernah mendapat cukup uang untuk membayar tagihan. Akhirnya properti dijual pada 1972 dan Sandstone ditutup beberapa tahun kemudian.

Setelah upaya membangun komunitas suku di Montana kandas, pasangan itu pindah ke San Francisco Bay dan ke Nevada. Pasangan itu kemudian mulai memelihara kucing besar yang disingkirkan pemiliknya seperti singa, harimau.

Mendekati kematiannya, Williamson berusaha mengubah propertinya menjadi tempat perlindungan satwa liar dan pusat pendidikan. Selain istrinya, ia meninggalkan seorang putri Sheila Ellington dan seorang cucu perempuan.

Sumber

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: