Perhatikan, Hal-hal Ini Sering Picu Gatal di Sekitar Kemaluan

Foto: Ilustrasi/Thinkstock

Jakarta, Gatal-gatal di area pribadi memang cukup menjengkelkan. Selain menyebabkan rasa tidak nyaman, gatal di kemaluan juga membuat si pemilik tubuh kurang percaya diri saat harus bercinta dengan pasangan. Sebenarnya apa saja penyebabnya?

Gatal di daerah genital bisa menjadi gejala dari berbagai kondisi. Pada wanita, gatal di sekitar kemaluan bisa disebabkan karena infeksi vagina, sedangkan pada pria karena jock itch (tinea cruris) atau infeksi jamur di selangkangan.

Dalam kedua jenis kelamin, gatal juga bisa disebabkan oleh iritasi kulit, penyakit menular seksual dan alergi.

“Macam-macam sebabnya, bisa karena alergi, lecet, infeksi jamur, scabies atau kutu juga bisa, bahkan stres juga bisa. Kalau muncul gatal-gatal biasanya hanya jamur, kalau bakteri tidak bikin gatal-gatal,” jelas dr Dani Djuanda Sp.KK, Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin yang berpraktik di RS Mitra Keluarga, saat dihubungi detikHealth, Rabu (13/2/2013).

Menurut Dr Putu Laksmi Anggari Putri Duarsa SpKK, dokter kulit dari RS Sanglah Denpasar, pada kebanyakan kasus gatal di kemaluan penyebabnya adalah infeksi jamur dan scabies.

“Sebabnya karena kelembapan atau kebersihan yang kurang terjaga. Yang banyak saya temui dermatitits seboroik, peradangan permukaan kulit yang berambut. Kadang-kadang ada hubungannya dengan stres,” papar Dr Laksmi.

Untuk menghindari gatal kelamin, ada beberapa yang bisa dilakukan oleh wanita, seperti dilansir Webmd:

1. Setelah buang air kecil atau buang air besar, bersihkan dari depan ke belakang untuk mencegah bakteri dari anus masuk ke vagina.

2. Hindari produk kimia seperti vaginal douche atau semprotan pembersih kewanitaan, yang dapat mengganggu keseimbangan asam vagina.

3. Hindari produk kesehatan feminin beraroma (panty liner, pembalut, sabun).

Sedangkan pada pria, berikut cara pencegahan yang bisa dilakukan:

1. Cuci penis dengan baik, termasuk daerah di bawah kulup pada pria yang tidak disunat.

2. Jaga agar daerah kelamin tetap bersih, karena kelembaban di area genital dapat menyebabkan infeksi.

Sumber

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

5 responses to “Perhatikan, Hal-hal Ini Sering Picu Gatal di Sekitar Kemaluan”

  1. andi says :

    dok obat’y apa yah klo gatel2 kya gini? Trz bagian kepala penis kya ada jerawat

  2. firdaus says :

    dok, bagaimana menjaga kelembaban daerah genital, ?

    • agenobatejakulasidini says :

      Kelembapan di daerah genital akan mengakibatkan jamur. Jika tidak diatasi akan menimbulkan keputihan, rasa gatal dan penyakit yang lainnya. Untuk menghindari hal tersebut ada beberapa cara:
      1. Gunakan celana dalam yang berbahan katun. Katun mudah menyerap keringat
      2. Jangan terlalu sering menggunakan celana berbahan jeans. Karena dapat menimbulkan rasa gerah dan panas di daerah selangkangan
      3. Jangan lupa untuk mengganti celana dalam jika memang sudah bau atau kotor.
      4. Saat malam hari jangan gunakan celana yang terlalu ketat. Usahakan longgar saja.
      5. Saat membersihkan daerah genital terutama selesai buang air, usahakan dibersihkan dengan tissu atau handuk kering. Kalau masih basah, bisa kibas2kan.
      Terimakasih. http://www.UsahaBoyke.com

  3. gus rai says :

    Salep yang di atas duanya dipakai ya..trimakasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: