Puting Susu Laki-laki, Apa Fungsinya?

Ilustrasi (dok: Thinkstock)

Jakarta, Meski tak tumbuh membesar, laki-laki juga terlahir dengan payudara lengkap dengan putingnya. Namun berbeda dengan perempuan, puting susu pada laki-laki tidak memiliki fungsi laktasi atau menyusui. Lantas untuk apa fungsinya?

“Puting pada pria itu immature version of female breast, jadi buah dada yang tidak masak,” jelas Dr Andri Wanananda, MS, seksolog dan pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara, saat dihubungi detikHealthdan ditulis Rabu (9/1/2013).

Dr Andri menjelaskan saat embrio laki-laki dan perempuan memiliki jaringan dan bagian tubuh yang sama. Jadi semacam ada ‘template’ yang membuat tubuh laki-laki dan perempuan memiliki bentuk yang sama, termasuk juga dengan puting payudara yang ada pada kedua jenis kelamin.

Barulah kemudian pada usia kehamilan tertentu ada pengaruh dari gen, kromosom Y dan hormon testosteron yang membawa perubahan dan maskulinitas pada embrio.

Testosteron meningkatkan pertumbuhan penis dan testis. Tapi karena puting pada embrio laki-laki sudah ada sebelum proses ini dimulai, maka puting pun tetap ada meski tak akan bisa membesar saat masuk masa pubertas nantinya.

Puting dan jaringan payudara pada laki-laki tidak memiliki fungsi layaknya pada perempuan, yaitu berupa fungsi laktasi (menyusui), kecuali mungkin melindungi jantung dan paru-paru dari cedera, seperti dilansir About.com.

Namun demikian, puting pada laki-laki juga masih berfungsi sebagai salah satu zona erotik, meski tak sesensitif pada perempuan.

“Puting pria kalau lagi orgasme bisa tegang, sedangkan pada wanita saat baru bergairah payudara sudah mulai membesar dan puting tegak,” jelas dokter yang juga merupakan anggota Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI).

Meski tak dapat membesar layaknya payudara dan puting pada perempuan, nyatanya payudara dan puting pada laki-laki juga dapat menghasilkan susu dan mengalami kanker payudara.

Tingkat hormon estrogen yang biasanya terdapat pada perempuan ternyata juga terdapat pada tubuh laki-laki. Jika terjadi kondisi atau penyakit tertentu yang mempengaruhi hormon, maka jaringan payudara pada laki-laki dapat tumbuh, yang disebut dengan gynacomastia. Kondisi inilah yang menyebabkan payudara laki-laki juga dapat menghasilkan susu.

Gynacomastia atau pembesaran abnormal pada payudara laki-laki, lebih sering terlihat pada masa remaja, masa pengembangan ketika hormon banyak berfluktuasi. Hal ini juga terlihat pada beberapa laki-laki dengan penyakit hati dan kadang-kadang pada pecandu alkohol.

Sumber

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: