Tak Perlu Malu, Saat Gatal Kelamin Mengganggu Datanglah ke Dokter

ilustrasi (Foto: Thinkstock)

Jakarta,

Menggaruk badan karena gatal, apalagi di depan umum, tentu dirasa risih oleh orang lain karena seolah menunjukkan kurang menjaga kebersihan. Jika yang digaruk-garuk adalah daerah selangkangan, tentu pandangan orang jadi makin miring

Adanya rasa gatal di sekitar kelamin bisa disebabkan karena banyak hal. Karena letaknya di daerah yang pribadi, penderitanya sering merasa sungkan atau malu karena dikira suka gonta-ganti pasangan. Padahal belum tentu anggapan tersebut benar.

“Karena segala gangguan di daerah kelamin orang tahunya identik dengan hubungan seks berisiko atau ‘jajan’ ya, jadinya seringkali merasa malu kalau periksa ke dokter kulit dan kelamin,” kata dr Putu Laksmi Anggari Putri Duarsa SpKK, dokter kulit dari RS Sanglah Denpasar kepada detikHealth seperti ditulis Rabu (13/2/2013).

Pada beberapa kasus, mungkin karena merasa risih, akhirnya si pasien meminta orang lain untuk berkonsultasi ke dokter. Misalnya kasus seorang pasien yang datang ke dr Laksmi. Pasien tersebut malah menanyakan kondisi suaminya yang mengalami gatal-gatal di sekitar selangkangan.

Ketika ditanya, pasien tersebut mengaku suaminya malu kalau harus datang langsung ke dokter kulit dan kerlamin. Setelah diperiksa secara langsung, ternyata gatal-gatalnya diakibatkan oleh eksim dan bukan disebabkan oleh penyakit menular seksual seperti yang dikhawatirkan.

Masih beredarnya stigma negatif di masyarakat ini sedikit banyak dapat membuat upaya pengobatan menjadi terhambat ataupun terlambat. Seringkali yang menjadi korban malah orang yang amat dicintai, yaitu pasangan seksualnya sendiri. Penderita gatal-gatal di kelamin juga seringkali baru ke dokter setelah gejalanya muncul agak lama dan tak bisa diatasi sendiri.

“Kapan ke dokter biasanya kalau sudah mengganggu dan terjadi terus menerus, tapi kalau timbulnya sebentar-sebentar nggak perlu ke dokter. Misalnya sudah 3 hari sebaiknya konsultasikan ke dokter agar bisa tahu apa penyebabnya,” kata dr Wresti Indriatmi, M.Epid, SpKK(K) dari departemen ilmu kesehatan kulit dan kelamin FKUI/RSCM.

Munculnya gatal-gatal di daerah kelamin tidak selalu identik dengan perilaku seks yang tak sehat atau bergonta-ganti pasangan. Yang lebih sering terjadi malah disebabkan karena kurang menjaga kebersihan ataupun karena alergi. Maka apabila mengalami gatal-gatal yang tak kunjung hilang, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: