Rahasia Pria Sukses Bercinta

detail berita

Foto: Corbis

 

BERHUBUNGAN seksual tidak hanya mengandalkan apa yang dilakukan di tempat tidur, tapi juga kondisi fisik dan psikis saat berhubungan seksual. Agar hubungan seks Anda menyenangkan, tak ada salahnya mengikuti beberapa tahap berikut yang dapat menaikan gairah seksual dan membuahkan hubungan “persetubuhan” yang luar biasa.

Menurut Dr Handrawan Nadesul, pengasuh rubrik kesehatan di sejumlah media, serta penulis kolom dan buku ini agar hubungan seksual optimal, kondisi badan dan jiwa harus selalu bugar.

“Pria itu sangat sensitif dengan perubahan yang terjadi dalam hidupnya, maka sebisa mungkin perhatikan kondisi psikologisnya. Jadi jangan membangun persepsi yang sangat sempurna, karena itu lakukanlah hubungan semaksimal mungkin,” tutur pria yang akrab disapa Nadesul itu saat dihubungi okezonemelalui telepon genggamnya, Rabu (12/3/2008).

Menurutnya, salah satu hal yang dapat memberi perubahan terhadap kondisi seorang pria adalah karena karier. Kondisi fisik dan psikis pekerja biasanya telah lelah akibat rutinitas kesibukan sehari-hari. Maka tak heran bila banyak kasus ejakulasi dini (edi) yang sekarang ini dialami banyak orang.

“Kondisi tersebut biasanya dipicu oleh kegagalannya di karier atau studi. Sehingga ini menjadi kasus yang menghambat untuk pria dapat melakukan hubungan seksual secara normal,” ungkap pria bersahaja ini.

Masih menurut penulis buku Sehat Calon Pengantin dan Keluarga Muda, Seputar Seks dan Jurus Sehat Tanpa Ongkos itu, kesibukan kerja seringkali membuat seorang pria terkuras pada urusan kantor saja. Padahal dia memiliki libido normal, sementara kondisi fisik tidak mendukung.

Kondisi fisik dan psikis yang prima menurut pria yang telah menulis 74 judul buku itu merupakan syarat utama keberhasilan hubungan intim.

“Pria itu lebih aktif dibandingkan dengan wanita, maka kondisi fisik yang bagus dan perasaan tenang merupakan pendukung agar seks dapat berjalan baik,” jelas peraih penghargaan sebagai penulis surat kabar peduli kesehatan yang diperoleh dari Departemen Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 2000.

Menurut Nadesul, kondisi fisik yang prima dapat diperoleh bila mengikuti irama biologis pria. Pukul 08.00 merupakan waktu yang paling tepat untuk berhubungan intim karena hormon seks sedang meningkat.

“Selama ini terdapat tradisi yang dianut banyak orang bahwa melakukan hubungan seksual hanya di malam hari. Padahal bila mengikuti jam biologis seseorang, idealnya justru pada pagi hari,” beber suami Belinda Christina, yang berprofesi sebagai dokter dan staf pengajar di salah satu Universitas swasta terkemuka di Jakarta itu.

Meski demikian, lanjut Nadesul, bukan hanya hormon saja yang mendukung kesiapan seorang pria “bertempur” di atas ranjang. Suasana romantis yang dibangun menjadi faktor lain yang menghadirkanmood bercinta.

Menurutnya lagi, yakinlah bahwa apa yang dilakukan sudah berdasarkan pada proses komunikasi efektif. Hal ini diupayakan untuk mengetahui keinginan masing-masing pasangan. Karena G-spot seseorang berbeda dengan yang lainnya.

“Persiapan kondisi pasangan perlu diperhatikan. Mulai dari kondisi vagina hingga otot-otot yang bagus, agar kegiatan seks dapat optimal,” imbuhnya.

Seluruh faktor tersebut merupakan hal-hal penting yang membuat pria merasa percaya diri agar dapat melakukan permainan cinta yang dahsyat. Bahkan, bukan tidak mungkin kaum Adam ini dapat melambungkan pasangannya hingga ke langit ke tujuh. Bagaimana, sudah melakukannya?

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: